Pada awal abad ke-19, Alexander Hamilton dari Inggris dan Schlebel dari Jerman, dikenal sebagai tokoh-tokoh yang memajukan studi naskah Sansekerta di Eropa.
Kemudian pada tahun 1808, Friedrich menulis buku dengan judul "On The Language and Wisdom of The Indian". Beliau mendirikan lembaga Filologi India di Jerman.
Selain itu, kaka dari Friedrich, yaitu Wilhelm Von Schlegel yang pertama kali memberikan kuliah bahasa Sansekerta di Bonn dan melakukan telaah terhadap naskah India di Jerman yang pada akhirnya mengalami kemajuan melebihi telaahmya di kawasan Eropa lainnya.
Ada pula Frans Bopp yang merupakan orang Jerman dan menulis buku "On Conjugational System of The Sanskrit Language in Comparation With That of Greek, Persian, and Germanic Language". Dalam buku tersebut, menyampaikan tentang bagaimana penemuannya bahwa bahasa Sansekerta memiliki konjugasi sebagaimana bahasa-bahasa Eropa. Beliau jugalah yang merupakan peletak dasar-dasar ilmu perbandinga Filologi.
Sumber:
Catatan kuliah Agus Supriatna ketika menempuh pendidikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.